Lembar Data Keselamatan Bahan MSDS HNO3

Lembar Data Keselamatan Bahan MSDS HNO3

1. Identifikasi Produk

Nama Produk : Asam Nitrat 10 %

Kode Katalog : SLN2161

CAS# : Campuran

RETCS : Tidak Dipakai

TSCA : TSCA 8 (b) persediaan: Air, Asam nitrat, marah CI # : Tidak dipakai.

Sinonim : Nitric Acid 10%

Nama Kimia : Tidak dipakai.

Rumus Kimia : Tidak dipakai.

2. Komposisi Bahan

Nama CAS# % massa Air 7732-18-5 35 Asam Nitrat, furning 7697-37-2 65 Data Toksikologi pada Bahan : Asam nitrat, berasap : UAP (LC50): akut 244 ppm [Rat]. 344 ppm 0.5 hours [Rat]

3. Identifikasi Bahaya

• Potensi Efek Kesehatan Akut Sangat berbahaya jika terjadi kontak langsung dengan kulit (korosive, iritatif), kontak dengan mata (korosive, iritatif), gangguan pencernaan dan gangguan pernafasan. Dalam bentuk cairan atau spray bisa menyebabkan iritasi mata

• Potensi Efek Kesehatan Kronis Efek karsinogenik : tidak ada Efek mutagenik : tidak ada Efek teratogenik : tidak ada Senyawa ini dapat meracuni paru-paru, membran mukosa, sistem pernafasan bagian atas, kulit, mata, dan gigi. Jika terlalu lama atau berulang-ulang terkena, maka dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh. Jika terlalu lama mengalami kontak dengan uap, maka dapat menimbulkan iritasi mata kronis dan menyebabkan beberapa iritasi kulit. Jika terlalu lama atau berulang-ulang terkena uap, dapat menyebabkan infeksi pernafasan.

4. Pertolongan Pertama

• Kontak Mata Jika kontak dengan mata , basuh mata dengan air paling tidak selama 15 menit. Gunakan air dingin. Dan segera cari pertolongan medis.

• Kontak Kulit Jika kontak, bilas bagian yang terkena asam Nitrat dengan air paling tidak 15 menit sambil melepas pakaian yang terkontaminasi. Cuci pakaian yang terkontaminasi sebelum dipakai lagi.

• Kontak serius dengan kulit Cuci dengan sabun desinfektan dan oles kulit yang terkontaminasi dengan krim anti-bakteri. Carilah segera pertolongan medis.

• Penghirupan Jika terhirup, lepaskan ke udara segar. Jika terjadi gangguan pernapasan, berikan pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Segera cari pertolongan medis.

• Penghirupan Serius Evakuasi korban ke daerah yang aman sesegera mungkin. Jika terfjadi kesulitan bernafas, longgarkan pakaian korban dan berikan oksigen. Jika korban tidak bernafas, berikan nafas buatan. AWAS: “hal ini mungkin berbahaya bagi orang yang memberikan nafas buatan sebab bahan-bahan beracun dan korosif dapat terhirup. Segera cari pertolongan medis.

• Pencernaan Jika tertelan jangan dimuntahkan kecuali diarahkan oleh ahli medis. Jangan memberikan sesuatu pada mulut korban yang tidadk sadar. Loggarkan pakaian korban. Segera cari pertolongan medis.

• Pencernaan Serius Tidak tersedia

5. Menghindari Kecelakaan

• Tumpahan kecil : Encerkan dengan air dan diserap dengan kain, atau serap dengan bahan kering yang inert dan tempatkan dalam wadah pembuangan limbah yang sesuai. Jika perlu, netralkan residu dengan larutan Natrium Karbonat encer.

• Tumpahan banyak : Cairan korosif. Bahan pengoksidasi. Cairan beracun. Tutup kebocoran jika tidak berbahaya. Serap dengan tanah kering, pasir atau bahan yang tidak mudah terbakarb lainnya. Jangan menaruh air di samping wadah. Hindari kontak dengan bahan yang mudah terbakar (kayu, kertas, minyak, kain, dan lain-lain). Jaga kelembaban dengan menggunakan semprotan air. Jangan tumpahkan material. Netralkan residu dengan larutan Natrium karbonat encer.

6. Penanganan dan Penyimpanan

• Yang perlu diwaspadai : Wadah tetap terkunci, dan kering. Jauhkan dari panas. Jauhkan dari sumber api dan material yang mudah terbakar. Jangan dimakan. Jangan menghirup gas/asap/ uap. Jangan menambahkan air ke bahan ini. Jika ventilasi tidak baik gunakan peralatan pernafasan yang baik. Jika tertelan, segera cari pertolongan medis dan tunjukkan label bahan. Hindari kontak dengan kulit dan mata, jauhkan dari bahan pereduksi, bahan mudah terbakar, bahan organik, logam, asam, alkali, dan panas matahari. Dapat merusak permukaan logam. Simpan dalam drum logam atau drum papan fiber yang terlapisi menggunakan bagian dalam yang terlapisi polyethylen yang kuat.

• Penyimpanan : Jaga wadah dalam keadaan tertutup rapat. Tempatkan wadah di ruang berventilasi dan dingin. Pisahkan dari asam, alkali, agen pereduksi, dan bahan mudah terbakar.

7. Proteksi Diri

• Teknis perawatan Sediakan ventilasi yang kering untuk menjaga kelembaban air dibawah nilai batas. Pastikan keran pencuci mata dan shower keselamatan dapat digunakan dengan baik.

• Perlindungan Personal Pelindung wajah. Pelindung tubuh lengkap. Respirator uap. Pastikan memakai respirator yang bersertifikat. Sarung tangan dan sepatu boot dalam keadaan baik.

• Perlindungan personal saat tumpahan yang banyak Pakaian praktikum lengkap, respirator uap, boot, sarung tangan. Menggunakan perangkat penutup hidung untuk menghindari terserapnya zat.

8. Sifat-Sifat Larutan dan Kimia

• Bentuk fisik dan penampilan : cairan

• Bau : menyengat

• Rasa : tak berasa

• Berat molekul : tidak ada

• Warna : tak berwarna sampai kuning cerah • pH(1% larutan dalam air) : asam

• Titik didih : 1210 C / 249,80 F

• Titik leleh : – 41,60 C / -42,9 F

• Titik Kritis : Tak teridentifikasi

• Berat jenis : 1,408 (air=1)

• Tekanan uap : 6 kPa (200 C)

• Massa jenis uap : 2,5 (air=1)

• Volatilitas : Tak teridentifikasi

• Batas Aman uap : 0.29 ppm

• Koefisien distribusi air/ minyak : Tak teridenfikasi

• Ionisasi dalam air : Tak teridenfikasi

• Sifat Dispersi : Larut dalam air, dietil eter,

• Kelarutan : Mudah larut dalam air dingin, air hangat, dietil eter.

9. Stabilitas dan Reaktivitas

• Stabilitas : Produk stabil

• Temperatur yang tidak stabil : Tidak ada

• Kondisi tidak stabil : Bahan yang tidak cocok

• Tidak cocok dengan beberapa bahan : Sangat reaktif dengan alkali, bahan pereduksi, bahan yang mudah terbakar, bahan organik, asam, dan logam.

• Korosivitas : sangat korosif terhadap Aluminium, tembaga. Non-korosif dengan kaca, stainless steel (304/316), kuningan.

• Keterangan khusus dalam reaktivitas : Pengoksidasi uap. Bereaksi keras dengan alkohol, material organic, turpentin(getah pinus),batubara. Bereaksi keras dengan Aseton dan Asam sulfat. HNO3 bereaksi dengan air atau uap air untuk memproduksi panas dan racun, korosif, dan uap yang mudah terbakar.

• Keterangan khusus dalam korosivitas : dengan hadirnya bahan pengoksidasi, akan bereaksi dengan semua logam basa kecuali aluminium dan baja kromium. Ini juga bereaksi dengan plastik, karet, dan cat. Tidak merusak perunggu baja, dan seng.

• Polimerisasi : Tidak terjadi.

10. Informasi Toksikologi

• Jalan masuk : langsung terserap dalam kulit. Kontak dengan kulit, mata. Pernafasan dan pencernaan.

• Efek racun pada hewan : Tidak ada

• Efek Kronis pada manusia : mengandung material yang menyebabkan kerusakan pada organ seperti paru paru, membran mukosa, sistem pernafasan bagian atas, mata, dan gigi.

• Efek lain pada manusia : sangat berbahaya pada pernafasan (merusak paru paru), pada kontak kulit, mata , dan pencernaan.

• Keterangan khusus efek Kronis pada hewan : LDL

• Keterangan khusus efek Kronis pada manusia : Mengganggu reproduksi, gangguan pada kelahiran dan janin (berdasar data pada hewan).

11. Informasi Ekologi

• Pencemaran lingkungan : tidak ada

• BOD dan COD : tidak ada

• Pengrusakan lingkungan : mungkin bahaya singkat dari peruraian tidak terlihat, tetapi peruraian dalam jangkan panjang dapat terlihat. • Efek racun pada peruraian produk : peruraian produk tidak lebih beracun daripada produk itu sendiri

• Keterangan lain : tidak ada

About these ads

One thought on “Lembar Data Keselamatan Bahan MSDS HNO3

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s